Pak Bos Bon

Pak Bon, seorang direktur perusahaan air minum. Hari ini ia mengundang banyak investor untuk ikut andil dalam proyek terbarunya.

Setelah para Investor hadir, Pak Bon berfikir bagaimana cara agar Investor yang baru atau bahkan belum mengenalnya itu, yakin dengan kredibilitasnya. Maka Pak Bon pun beraksi.

Pak Bon pun nampak terburu-buru, “Ehm, maaf Bapak Ibu. Sebenarnya saya mengundang beberapa orang lagi, bagaimana sembari menunggu. Bapak Ibu nikmati dulu makanannya sementara saya harus menelpon partner bisnis saya yang lain!”.

Ya, boleh boleh ”, sahut para investor sambil mengangguk. Pak Bon lalu bergaya, mengangkat telepon, dan menelpon seseorang,Halo, Pak Tom!, gimana depositnya sudah saya transfer. Iya, he e, 2 trilyun itu lho. Baruuuuu aja! Yaaa silahkan, boleh-boleeh, … ,

ya, sama-sama ”. kata Pak Bon, menghadap ke arah para Investor sembari tetap menelpon.

Tak disangka para investor melongo terkagum-kagum. Tampaknya usaha Pak Bon berhasil meyakinkan investor.

Tiba-tiba datanglah seorang cewek, OB ternyata, bersama seorang pegawai, kelihatannya dari perusahaan lain. Lalu menghampiri Pak Bon.

Pak, …
Menurunkan gagang telepon dari kupingnya. (dan membentak) “Kamu ini! Gak tahu saya lagi sibuk, ganggu aja! Saya lagi ada urusan penting nih, nanti saja.”

Maaf Pak, tapi …

Apa lagi ….”

Maaf Pak, saya cuma mau nganter tukang servis telepon. Mau pasang telepon pesanan Bapak tadi pagi. Kan telepon di ruangan Bapak sudah seminggu rusak gak bisa dipakai. Apa sudah dibenerin ya pak? Perasaan sebelum bapak masuk, kabelnya sudah tak cabut, supaya teleponnya bisa dibawa ke gudang. Tapi tadi belum sempat saya bawa Pak!”.

.

refresh

Hai !!!

Tulisan diatas dibuat oleh saya, Rakhmad Apriansyah

Seorang pemuda ganteng Indonesia, hm hm hm ...
Anda suka dengan artikel ini? Boleh kok disalin. Tapi, jangan lupa beri komentar dulu untuk perbaikan saya kedepannya. Atau mau lihat tulisan saya yang lain?
klik disini. Anda bisa mendapatkan update artikel ini, dan juga mengetahui artikel terbaru saya yang lain dengan berlangganan, baik melalui feed ataupun email feed. Terima kasih telah berkunjung !!!.

Lihat selengkapnya tentang saya

Komentar Anda?

14 Komentar untuk “Pak Bos Bon”

Silahkan

(perlu)

(perlu)